Ahlak seorang muminun itu
digambarkan dalam sebuah ayat Al Qur’an Surat Ali Imran : 139 :”Walatahinu
walatahjanu waantumul alaena inkuntum Mukminun.” (Janganlah kamu merasa sedih
dan merasa takut kamulah orang terbaik jika engkau seorang
mukmin).Pertanyaannya seorang mukminun itu seperti apa ? Secara bahasa
mukminun itu artinya orang beriman.Orang
Islam pasti tahu apa itu rukun Iman yaitu : Iman kepada : Allah, Malaikat, Al
Quran, Rasulullah, Hari Akhir, Qada dan Qadar. Bila umat Islam misalnya Iman sepenuhnya kepada Allah yang
memiliki Asmaul Husna yang antara lain : Maha Pengasih, Maha Penyayang,
Maha Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha
Melindungi, Maha Dekat, Maha Memberi Petunjuk, Maha Memberi Keamanan, Maha Kuasa
atas segala sesuatu...;pasti orang itu akan bebas dari rasa sedih dan rasa
takut dan pasti orang itu akan menjadi orang terbaik. Mengapa mesti sedih dan
takut bila yakin Allah bersama dia dimanapun ia berada dan Alalh itu sangat
dekat bahkan lebih dekat dari urat nadinya.
Ahlak seorang mukmin itu
adalah hendaknya seperti ahlaknya Rasulullah yaitu : Fatobah, Amanah, Sidiks
dan Tablig. Fatonah itu artinya cerdas, orang cerdas itu banyak akal dan yang
dikembangkannya adalah otak kanannya yaitu otak kreativitas atau otak banyak
akal .Bagaimana meningkatkan daya otak kanan ? Yaitu dengan cara melakukan banyak aktifitas sosial
kemasyarakatan dimana dia terbiasa menghadapai banyak permasalalahan yang harus
segera ditanggulangi untuk dicari jalan keluarnya. Kedua Amanah artinya dapat
diperycaya omongan dan janji2nya.Ketiga Sidiks artinya benar baik dalam
bersikap maupun bertindak selalu benar; sesuai ketentuan syariah dan logika ilmu
pengetahuan.Terakhir Tablig yaitu ajakan berbuat baik, menyuruh bertindak benar
dan mencegah berbuat mungkar.(lihat Quran Surat 3 : 104) :"Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan; menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar."
No comments:
Post a Comment