SABAR DAN
SYUKUR.
Dua kata
istimewa sebagai satu paket yang saling melengkapi, mumpuni untuk menanggulangi segala masalah
kehidupan. Dalam perjalanan mengarungi kehidupan, setiap manusia akan
dihadapkan pada dua situasi : situasi
menyenangkan dan situasi menyusahkan. Untuk menghadapi dua sisi situasi
yang saling bertentangan itu Allah memberi
arahan pegangan : Bila situasi menyenangkan datang maka hendaknya kita Bersyukur sebaliknya bila situasi
menyusahkan yang datang maka hendaknya kita Bersabar .Yang dapat kita syukuri itu sesungguhnya tak
terbilang banyaknya tetapi sebahagian besar kita seringkali lebih memperhatikan yang
tidak ada sehingga kita merasa sedih atau tidak bahagia. Contoh di lingkungan keluarga : Anak yang nakal itu
hanya satu orang tetapi orang tua
kadang2 sangat menderita akibat kenakalan anak yang seorang itu padahal anak
lainnya baik2 saja. Pejabat yang korup itu hanya sebahagian kecil saja tetapi
kita seringkali marah kepada setiap pejabat. Yang sakit itu hanya kaki kiri keseleo tetapi kita menganggap semua organ
badan sakit. Benar karena dalam ranah kehidupan itu satu sama lain komponen, saling
berhubungan sebagai satu sistem;
bila bagian yang satu rusak akan mempengaruhi yang lainnya. Meskipun demikian kita hendaknya
berpikir rasional holistik bila yang rusak atau terganggu itu hanya sebahagian
kecil tanggulangi saja yang terganggunya yang lainnya yang normal dan baik2
hendaknya kita Syukuri. Mari kita
gunakan falsafah orang Sunda yaitu Falsafah
Untung: Bila mobilnya rusak ditabrak truk , mengatakan Untung penumpangnya selamat; bila dompetnya hilang kena copet dia
akan mengatakan untung masih
punya kartu ATM; bila seorang anaknya sakit
, untung ibunya sehat. Dengan
menggunakan Falsafah Untung setidaknya derita kita berkurang, kita lebih tenang
untuk mencari solusi. Apa manfaatnya Falsafah Untung, apa itu jadi solusi ? Bukan solusi akhir tetapi sebagai langkah awal menuju solusi sebab dengan Falsafah tsb hati kita jadi tenang dan dengan hati yang tenang akan mudah melihat persolan sehingga mencari solusinya lebih mudah.

No comments:
Post a Comment