Manusia
itu adalah mahluk sosial yang tak akan mampu hidup sendiri sejak dia dilahirkan
ke dunia fana ini. Selama bayi bahkan semasa kanak2 ia sangat tergantung pada
belas kasih orang tuanya. Setelah dia menamatkan program pendidikannya misalnya
hingga menjadi seorang sarjana dia akan masuk wilayah yang lebih luas yaitu
kehidupan masyarakat.Masyarakat terdekatnya mungkin teman2 tempatnya bekerja
atau kalau ia berusaha mandiri dia harus hidup dengan para karyawannya dan
rekasi2 bisnisnya.Setelah punya pekerjaan mungkin dia juga perlu mencari teman
hidup untuk membangun keluarga agar punya keturunan. Dengan berkeluarga
lingkungan sosialnya bertambah luas meliputi keluarga besar istrinya atau
suaminya.
Dalam
hidup bermasyarakat ia harus hidup harmonis dengan orang2 yang berbeda latar
belakang budayanya, mungkin berbeda etnisnya, berbeda agamanya, berbeda pendidikannya.
Sebagai warga negara iapun harus tunduk pada aturan hukum negaranya meskipun
mungkin antara dia dan pemerintahnya berbeda pilihan ideologi.
Dalam
kehidupan sosial agar keharmonisan terjaga maka dibuat aturan hukum atau kontrak
sosial untuk ditaati oleh para warganya.Meskipun demikian gesekan2 besar kecil
akan terjadi antar warga tersebut.Apa solusinya ? Solusinya mereka harus
bermusyawarah mencari jalan terbaik
yang menguntungkan semua fihak. Yang namanya jalan terbaik itu adalah Win Win Solution biasanya masing2
menurunkan tuntutannya yang dalam bahasa Sunda menggunakan istilah :”Batu turun keusik naek.” Misalnya
dalam tawar menawar harga : Penjual menurunkan haga jualnya dan penawar
meningkatkan harga penawarannya agar kesepakaatan segera terjadi. Dengan cara
itu kedua-duanya mendapat keuntungan.Dalam bidang politik tawar menawarnya itu terkait dengan pembagian kekuasaan politik
atau kekuasaan pengelolaan proyek2 pembangunan sosial ekonomi.
No comments:
Post a Comment